Mengambil sisi positif covid-19 (virus corona), sudahkah ?





Halo way
Apa kabar semuanya  … semoga kalian sehat selalu … terutama di saat ini … dunia sedang dilanda wabah covid-19 atau lebih dikenal dengan virus corona … kita harus lebih meningkatkan lagi daya tahan tubuh kita agar tidak terkena virus corona dengan mejaga pola hidup bersih.
Kita ketahui bersama … dunia sedang ketakutan dalam menghadapi virus corona ini. Hal ini bisa kita lihat dari media cetak maupun media elektronik … yang sebagian besar banyak yang memberitakan tentang virus corona ini. Banyak yang masih mempertanyakan tentang asal mula virus corona … tetapi sampai saat ini … masih simpang siur. Ada beberapa negara yang mengatakan bahwasanya virus ini berasal dari Wuhan, Cina. Sedangkan Negara Cina mengatakan tentara Amerika Serikat yang membawa virus itu ke Wuhan. Namun ada juga berita yang menyebutkan  kalau virus ini sengaja dibuat untuk mengurangi jumlah populasi manusia … Tapi untuk saat ini … yang paling bijaksana adalah … bukan menyalahkan satu sama lain … karena semua itu sudah terjadi dan menyebar luas ke seluruh dunia.  Untuk sementara lebih baik kita abaikan dulu permasalahan itu. Karena ada yang lebih penting dari semua itu … yaitu upaya kita untuk mencegahnya.

Kita semua pastinya takut dengan virus corona. Dikarenakan banyak berita negatif … terkhususnya berita tentang kematian yang diakibatkan karena virus ini yang membuat mindset kita semakin cemas dengan keberadaan virus corona. Oleh karena itu … sengaja aku menulis ini … untuk mengurangi ketakutan itu. Kita selalu disuguhkan dengan dampak negatif dari virus corona. Padahal … kita bisa mengambil dari sudut pandang yang lain … yaitu dari dampak positif dari adanya virus corona.
Berikut ini … akan aku paparkan tentang dampak positif dari adanya virus corona ini bagi kita. Yuk … mari kita simak penjabarannya di bawah ini …
1.      Virus corona membuat kita peduli pada kesehatan
Bagi mereka yang sudah terbiasa hidup bersih dan sehat … saya ucapkan selamat ya … karena bisa mengurangi resiko penularan virus corona. Nah, bagi kita yang pola hidupnya yang belum terbiasa hidup bersih dan sehat … inilah saatnya kita untuk mengubah kebiasaan buruk kita menjadi lebih baik. Mungkin di antara kita (termasuk aku) kalau habis memegang benda atau sesuatu apapun jarang untuk mencuci tangan … tetapi kini kita wajib mencuci tangan menggunakan sabun pencuci tangan atau hand sanitizer setelah memegang sesuatu. Awalnya kita merasa terpaksa untuk melakukan itu … tapi lama-lama akan menjadi kebiasaan baru yang baik untuk menjaga kesehatan kita.
2.      Virus corona meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama
Kok bisa … bisa dong … Seperti kita ketahui bersama … penyebaran virus corona ini begitu cepat dan tak terdeteksi. Penyebarannya bisa melalui kontak fisik orang yang positif terkena covid-19 … melalui udara ataupun dari benda-benda yang sudah terkontaminasi  covid-19. Karena penyebaran virus tergolong rentan … kepedulian itu tidak hanya berupa bentuk dan barang seperti pemberian masker dan pemberian sembako secara gratis bagi mereka yang membutuhkan selama karantina di rumah. Dengan kita saling mengingatkan untuk melakukan pencegahan penularan virus corona itu sudah menunjukkan rasa kepedulian kita terhadap sesama . Selain itu … bagi mereka yang sudah dinyatakan positif … mereka secara sadar untuk tetap tinggal di rumah ataupun mengisolasi diri dari orang termasuk keluarga sendiri demi memutus mata rantai penyebaran virus corona. Bahkan … yang lebih hebatnya … ada banyak orang dengan berjiwa besar untuk tidak mudik demi menjaga kesehatan keluarga mereka di kampung. Semoga saja … rasa kepedulian terhadap sesama itu selalu ada pada diri kita masing-masing walaupun  virus corona sudah tidak ada lagi nanti.
3.      Virus corona meningkatkan kesabaran
semenjak adanya virus corona ini … kita dituntut untuk stay at home … demi menjaga kesehatan kita dan keluarga serta memutus mata rantai penyebaran virus corona. Apalagi mereka yang berada di kawasan zona merah … sangat dianjurkan untuk tetap di rumah. Bayangkan … Selama ini … kita bebas untuk berkeliaran dan berkumpul di luar, traveling, berenang, nonton bioskop, dsb. Namun … sekarang kita disuruh di rumah saja dulu. Di sini … kita diajarkan untuk belajar menjadi orang yang sabar … sabar menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan kesukaan kita di luar untuk sementara waktu. Waktu 1 minggu … 2 minggu bahkan adan yang sudah 1 bulan stay at home bukanlah hal yang mudah untuk kita lakukan. Demi kebaikan kita bersama banyak orang yang rela melakukannya.
4.      Meningkatkan kreativitas dan keterampilan
Selama berminggu-minggu kita karantina di rumah … pastinya kita akan menjadi bosan dengan kegiatan yang itu-itu saja kita lakukan. Makan … tidur … main hp … dsb. Namun, dibalik itu semua … sebenarnya ada banyak yang bisa kita lakukan di rumah. Misalnya kita bisa meningkatkan keterampilan kita dalam memasak … dan juga kreativitas kita akan bertambah dengan membuat menu-menu baru dari bahan yang tersedia di rumah.  Hal ini menjadi kesempatan emas bagi kita yang belum pandai memasak untuk belajar memasak selama di rumah. Bisa jadi … nanti kita ketagihan untuk terus memasak. Bisa jadi … ada diantara kita yang intensitas membacanya meningkat selama karantina di rumah karena banyak waktu kosong yang bisa kita luangkan untuk menambah wawasan kita. Syukur-syukur nanti membaca bisa menjadi suatu hobby.
5.      Mempererat hubungan keluarga
Selama ini … kita disibukkan dengan aktivitas masing-masing. Orang tua bekerja dan anak-anaknya sekolah. Bahkan sedikit waktu yang tersisa untuk berkumpul dengan keluarga di rumah. Waktu yang tersisa pun terkadang digunakan untuk istirahat. Nah … dengan adanya virus corona ini … kita semua diwajibkan untuk stay at home. Kesibukan-kesibukan kita mulai berkurang … kita menjadi lebih banyak untk berkumpul dengan keluarga … berbincang-bincang ria … melakukan kegiatan bersama … sehingga meningkatkan jalinan emosional antara orang tua dan anak … suami dan istri … adik dan kakak … maupun dengan yang lain. Dengan demikian, diharapkan keluarga kita bisa menjadi keluarga yang harmonis dan bahagia.
6.      Membuat kita hidup hemat
Perekonomian dunia sekarang sangat terguncang dengan mewabahnya virus corona. Banyak perusahaan yang gulung tikar dan karyawan terkena PHK. Tanpa terkecuali. Demi memutus mata rantai penularan virus corona … banyak pekerjaan yang diliburkan sementara dan mulai bekerja dari rumah. Selama di rumah … uang pemasukan pastinya berkurang dan pengeluaran akan terus berjalan. Biaya untuk keperluan hidup sehari-hari seperti makan tidak bisa kita hentikan. Oleh karena itu … hal ini bisa membuat kita untuk berpikir bagaimana caranya menggunakan uang yang ada saat ini selama tidak bekerja. Kita bisa mengatur keuangan kita dengan cermat dengan mendahulukan kebutuhan primer selama kita stay at home. Dan semoga nantinya kita mampu menjadi orang hemat dan pandai mengatur keuangan.
7.      Menjadikan kita dekat dengan sang pencipta
Covid-19 membuat orang rindu akan rumah ibadah. Bagi yang beragama Muslim merindukan sholat berjamaah di masjid. Bagi yang beragama Kristen merindukan ibadah di gereja bersama keluarga. Bagi yang beragama Budha merindukan vihara untuk sembahyang. Bagi yang beragama Hindu merindukan pura untuk mendekatkan diri dengan sang pencipta. Semua agama merindukan tempat ibadahnya masing-masing. Namun, apalah daya … tempat-tempat ibadah tersebut sebagian ada yang ditutup. Hal ini dikarenakan rumah ibadah merupakan salah satu tempat berkumpulnya orang dalam jumlah banyak. Dan untuk memutus mata rantai virus corona dengan sangat terpaksa sebagian rumah ibadah harus ditutup demi kebaikan bersama. Secara tidak langsung … dengan adanya covid-19 ini menyadarkan kita…  bahwasanya tidak ada tempat yang tenang dan senyaman selain rumah ibadah. Nah, semoga kekuatan iman kita semakin bertambah dengan adanya virus corona ini. Doa terbaik untuk kita semua.
Itulah beberapa sisi positif yang bisa kita ambil dari covid-19. Dan secara pribadi aku mengucapkan mohon maaf jika ada kekhilafan dalam tulisan ini. Sampai ketemu lain waktu ya way … dadada ….


Pekanbaru, 19 April 2020

Dikosan insan


\

Post a comment

0 Comments