Refleksi Mengenai Pemikiran-Pemikiran Ki Hadjar Dewantara, 1.1.a.8. Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1

 

Refleksi Mengenai Pemikiran-Pemikiran Ki Hadjar Dewantara

                                                       Oleh: Amro Lani

 




Murid bagiku bagaikan sebuah buku kosong. Bagaimana bentuk, isi, dan keadaan buku tersebut kedepannya, itu menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga sekolah. Apapun ragam bentuknya nanti, itulah hasil dari pembelajaran yang mereka dapatkan. Jika mereka dibimbing, dibina, mungkin kelak buku kosong tersebut bisa menjadi sebuah novel, buku cerita, buku pelajaran, komik, dan sebagainya. Atau bahkan sebaliknya. Jika kita biarkan saja, maka dia tetaplah menjadi sebuah buku yang kosong atau buku yang berisi namun tidak bermakna. Ini artinya, jika murid senantiasa dituntun, dibimbing, dan dibina oleh guru-gurunya, diharapkan kelak ia bisa menemukenali jati dirinya dari pembelajaran yang mereka dapatkan di sekolah.

Hal ini dikarenakan setiap murid memiliki kemampuan, kodrat alam, kodrat zaman, serta karakteristik yang beragam. Sebagai seorang guru, saya sangat percaya bahwasanya murid memiliki caranya masing-masing dalam belajar. Saya tidak memiliki hak untuk memaksa mereka dalam belajar. Akan tetapi saya akan belajar memfasilitasi mereka untuk mencari kenyamanan dan kesenangan dalam proses pembelajaran agar tujuan dari pendidikan nasional yaitu merdeka belajar bisa tercapai.

Setelah saya mempelajari filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, saya merasa semakin bersemangat untuk terus menebarkan kebaikan dan berbagi ilmu kepada semua orang terutama bagi warga sekolah di tempat saya bekerja. Filosofi Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan sangat sesuai dengan diri saya. Mendidik dengan cara menuntun. Mendidik dengan menyesuaikan kodrat alam dan kodrat zaman murid. Serta memberikan contoh pada kehidupan nyata berperilaku luhur sehingga bisa menjadi panutan bagi para murid. Oleh karena itu, Saya akan terus belajar tentang pemikiran dan sudut pandang beliau mengenai pendidikan. Saya yakin dengan semangat dan kerja keras dan terus belajar memperbaiki serta meningkatkan kualitas diri, saya bisa ikut serta mewujudkan cita-cita beliau yaitu belajar yang memerdekakan, belajar yang menghamba pada murid.





\

Post a Comment

0 Comments